PENJELASAN UNDERNAME IMPOR ATAU Q/Q


Undername Import yang di maksud adalah pemakaian izin impor ( Import License ), yang merupakan solusi bagi pelaku usaha untuk melengkapi perizinan terkait transaksi perdagangan luar negeri

Adapun kerjasama pemakaian perizinan dapat di lakutan secara indent (QQ) dengan perjanjian kerjasama yang artinya Izin impor adalah milik importir yang akan meng impor barang milik milik indentor. Impor atas dasar indent adalah suatu kegiatan memasukkan barang ke dalam daerah pabean yang dilakukan oleh importir untuk dan atas nama (indentor) berdasarkan perjanjian pemasukan barang impor antara importir dengan indentor, yang segala pembayaran impor sepenuhnya menjadi beban indentor dan sebagai balas jasa, importir memperoleh komisi (handling fee) dari indentor. Segala pembiayaan impor, seperti pembukaan L/C Bea, pajak maupun biaya yang berhubungan dengan impor sepenuhnya menjadi beban indentor. Pengisian NPWP pada formulir Surat Setoran Pabean, Cukai dan Pajak (SSPCP) diisi dengan NPWP importir untu Bea Masuk dan juga NPWP indentor untuk PPN dan PPh Pasal 22 Impor pada kolom penerimaan pajak.

Importir wajib melunasi PPh Pasal 22 impor, PPN impor, serta semua biaya dan pajak yang berhubungan dengan impor untuk dan atas nama indentor. PPh Pasal 22 impor tersebut tidak boleh dikreditkan terhadap pajak penghasilan yang terhutang oleh importir melainkan hanya dapat dikreditkan terhadap pajak penghasilan yang terhutang oleh indentor dengan bukti PIB dan SSPCP.
Apabila indentor adalah PKP maka PPN impor merupakan pajak masukan yang dapat dikreditkan oleh indentor, sepanjang BKP atas pajak keluaran berhubungan langsung dengan kegiatan usaha dalam jalur produksi maupun distribusi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang jasa penawaran harga kami silahkan hubungi

PT.HANADUA LOGISTICS
Head Office : Jl.Gongseng Raya No.4c, Kel.Cijantung Pasar Rebo,
Jakarta Timur 13770 – Indonesia
Telepon : (021) 8772 1079
Mobile  : 0821 1027 9721
E-Mail : Randi.import@gmail.com  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar